Tampilkan postingan dengan label Penemu Game. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penemu Game. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Desember 2017

Penemuan Kamera Digital

View Article
Steven J. Sasson lahir pada tanggal 4 Juli 1950. Ia adalah seorang pria berkebangsaan Amerika Serikat yang tumbuh besar di Brooklyn, New York, dan sekarang telah menyandang profesi sebagai ahli elektronik dan penemu kamera digital pertama di dunia, kamera digital. Penemu kamera digital ini merupakan alumnus dari Rensselaer Polytechnic Institute dan lulus dengan gelar dibidang teknik elektro.

Penemuan Kamera Digital
Gambar Steven J. Sasson

Pada tahun 1975 Steven J. Sasson berhasil menciptakan sebuah kamera digital, dan temuannya tersebtu tercatat dalam sejarah dunia sebagai penemu teknologi kamera digital yang pertama. Meski pada tahun 1972, Texas Instruments Inc telah mendesain kamera elektronik yang tidak memerlukan film. Namun, kamera elektronik yang diciptakan Texas Instruments Inc bukan merupakan kamera digital. Sasson sendiri pada awalnya mendapatkan tugas dari supervisornya di Eastman Kodak Company, Gareth A Lloyd, untuk membuat sebuah kamera elektronik yang menggunakan charger atau Charger Coupled Device (CCD).

Pencarian Sasson untuk mendapatkan referensi mengenai kamera elektronik dengan menggunakan sistem CCD tidak membuahkan hasil, akhirnya Dia ini mengalihkan perhatiannya pada bahan-bahan yang ada seperti konverter analog ke digital yang pengadaptasiannya muncul dari perusahaan Motorola, kamera Kodak film lensa, dan CCD chip berukuran mini. CCD chip mini itu diperkenalkan pada tahun 1973 oleh Fairchild Semiconductor.

Dedikasi dalam pekerjaan membuatnya lebih bersemangat, maka dia mencoba memenuhi tugas yang telah diberikan supervisornya di Eastman Kodak Company dan berusaha semampunya untuk menemukan kamera elektronik yang menggunakan CCD. Dari bahan-bahan yang tersedia dan dipilih oleh Sasson, penemu kamera digital pertama itu membuat sebuah sirkuit digital baru. Sirkuit digital baru itu dibangun dengan menggunakan panduan dari pengukuran osiloskop. Dari sirkuit digital tersebut, lahirlah sebuah prototipe kamera digital. Proses pembuatan kamera digital itu berlangsung hingga Desember 1975.

Masih pada bulan Desember 1975, Sasson, yang dibantu oleh teknisi utamanya, membujuk asisten laboratorium agar mau berpose untuk mereka dalam rangka mencoba hasil penemuan pria asal Amerika Serikat itu. Setelah berhasil mengambil gambar asisten laboratorium tersebut dengan kamera ciptaannya, tokoh penemu kamera digital yang pertama itu memeriksa gambar hitam-putih itu. Gambar hitam putih yang berhasil terabadikan dalam kamera memiliki resolusi 0,01 megapixel atau setara dengan 10.000 pixel. Dibutuhkan waktu sekitar 23 detik untuk memindahkan gambar tersebut ke kaset digital, kemudian dibutuhkan 23 detik lagi agar dapat terbaca oleh unit pemutaran hingga akhirnya gambar yang diharapkan muncul di layar televisi.

Sejak saat itu, Sasson terus mengembangkan penemuannya sampai ia berhasil memenuhi tugas dari supervisornya dan kemudian mencatatkan rekor dalam sejarah sebagai penemu kamera digital pertama di dunia. Tidak heran jika dia banyak mendapatkan penghargaan atas penemuannya tersebut. Penemuan Sasson pun ternyata sangat bermanfaat sekali bagi kita semua yang mengharapkan teknologi yang dapat memberikan hasil instan dan maksimal seperti di jaman sekarang ini.

Penghargaan

Pada tanggal 17 November 2009, Sasson diberikan sebuah penghargaan langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Barrack Obama, saat upacara di East Room, White House, digelar. Penghargaan yang diberikan pada Sasson adalah The National Medal of Technology and Innovation. Penghargaan tersebut merupakan penghargaan tertinggi bagi para ilmuan, ahli teknik, dan para penemu.

Penghargaan lain yang didapatkan oleh penemu kamera digital yang pertama ini adalah medali Progress dan Honorary Fellowship yang diberikan oleh The Royal Photographic Society pada tanggal 6 September 2012. Penghargaan tersebut diberikan atas jasa Sasson dalam menemukan sesuatu yang berhubungan dengan seni fotografi. Sudah jelas sekali bahwa penemu kamera digital yang pertama di dunia ini mengenyam sukses atas penemuan besarnya yang semakin berkembang pada jaman melek teknologi seperti sekarang ini.

Penemu Catur Dan Sejarahnya

View Article
Gambar Catur

Catur adalah permainan pikiran dengan strategi yang dimainkan oleh dua orang. Pemainnya disebut Pecatur, yakni orang yang memainkan catur, baik dalam pertandingan satu lawan satu maupun satu melawan banyak orang (dalam keadaan informal).

Istilah Kata catur diambil dari bahasa Sanskerta yang berarti "empat". Namun kata ini sebenarnya merupakan singkatan dari caturangga yang berarti empat sudut. Di India kuno permainan catur memang dimainkan oleh empat peserta yang berada di empat sudut yang berbeda. Hal ini lain dari permain catur modern di mana pesertanya hanya dua orang saja.

Kemudian kata caturangga ini diserap dalam bahasa Persia menjadi shatranj. Kata chess dalam bahasa Inggris diambil dari bahasa Persia shah yang artinya adalah raja.

Sejarah 

Hingga sat ini terdapat perdebatan tentang dari negara mana asal permainan catur ini. Namun menurut H. J. R. Murray, penulis buku History of Chess (1913), catur berasal dari India dan mulai ada pada abad ke-6. Di sana catur dikenal dengan nama chaturanga, yang artinya empat unsur yang terpisah. Awalnya, buah catur memang hanya empat jenis. Menurut mistisisme India kuno, catur dianggap mewakili alam semesta ini, sehingga sering dihubungkan dengan empat unsur kehidupan, yaitu api, udara, tanah dan air karena dalam permainannya, catur menyimbolkan cara-cara hidup manusia.

Dalam permainannya, catur mengandalkan analisa dan ketajaman otak pemain, disertai keterampilan strategi dalam menentukan langkah, rencana, risiko, dan menentukan kapan harus berkorban agar menang.

Bantahan datang dari seseorang yang banyak mempelajari sejarah catur yakni Muhammad Ismail Sloan. Menurut Sloan, jika catur ditemukan di India, seharusnya permainan itu disebut-sebut dalam literatur-literatur Sanskrit. Kenyataannya, tak ada satu pun literatur Sanskrit di India yang menyebutkan soal permainan catur sebelum abad ke-6. Sebaliknya, para pujangga Cina sudah menyebutkan permainan ini salam syair-syair mereka, 800 tahun sebelumnya.

Jadi, menurut Ismail Sloan, di Cinalah catur pertama kali dimainkan. Tapi pada waktu itu bentuk arena caturnya tidak kotak-kotak, melainkan bulat-bulat. Buah caturnya juga hanya terdiri atas empat jenis, yaitu raja, benteng, ksatria (kuda), dan uskup (gajah).

Baru pada abad ke-6, catur dibawa orang Islam dari India dan Persia ke seluruh penjuru dunia. Konon, di zaman kekhalifahan Ali bin Abu Tholib, catur merupakan permainan yang populer dimainkan. Bahkan mungkin juga oleh Khalifah Ali sendiri. Ada pula yang menyebutkan bahwa panglima perang Nabi Muhammad, Khalid bin Walid juga menggemari catur. Barangkali ini ada hubungannya dengan kelihayannya mengatur strategi perang.

Adapula seorang sahabat Nabi yang terkenal bisa bermain blindfold (catur buta, bermain tanpa melihat papan catur) namanya adalah yaitu Said bin Jubair yang terkenal. Di zaman kekhalifahan Islam berikutnya, seperti Khalifah Harun Al-Rasyid pun diketahui pernah menghadiahkan sebuah papan catur kepada seorang raja di Eropa, pendiri dinasti Carolia, yaitu Charlemagne.

Pada abad ke-8 ketika bangsa Moor menyebarkan Islam ke Spanyol, catur mulai menyebar ke daratan Eropa hingga sampai di jerman, Italia, Belanda, Inggris, Irlandia, dan Rusia. Di Nusantara, olahraga otak ini dibawa oleh bangsa Belanda pada waktu penjajahan dulu. Awalnya, hanya orang Belanda yang bermain catur, tapi menjelang kemerdekaan, mulailah banyak pribumi yang memainkannya.

Dalam sejarah catur bangsa Eropa telah banyak mengembangkan permainan catur ini, antara lain dengan membuat papan caturnya berwarna hitam dan putih. Ini terjadi kira-kira abad-10. Sebelumnya, kotak-kotak itu berwarna sama. Malah sering orang membuat arena permainan catur ini di atas pasir atau di mana saja yang bisa diberi garis. Dari Eropa ini juga dibuat peraturan bahwa pion boleh maju dua kotak pada langkah pertama dan menteri (ratu) boleh bergerak lebih leluasa baik maju ke depan maupun diagonal.

Perlahan catur mengalami perkembangan. Dari nama, bentuk, serta peraturan permainannya. Kesemuanya itu mewakili simbol perubahan peradaban. (Berbagai sumber)

Selasa, 05 Desember 2017

Ole Kirk Christiansen

View Article
Gambar Ole Kirk ChristiansenProfil Penemu :

Lahir: 07 April 1891, Filskov, Denmark

Meninggal: 11 Maret 1958 (umur 66)

Kewarganegaraan: Denmark

Pekerjaan: Tukang kayu

Dikenal karena: Mendirikan Perusahaan Lego.
Anak: Godtfred Kirk Christiansen

Biografi

Ole Kirk Christiansen lahir di Filskov, Denmark pada 7 April 1891, ia adalah anak ke-10 dari keluarga miskin di Jutland di Denmark Barat. Ia dilatih sebagai tukang kayu dan mulai membuat mainan kayu pada tahun 1932 untuk mencari nafkah setelah kehilangan pekerjaannya selama depresi. Segera setelah istri Christiansen meninggal, meninggalkan dia untuk menaikkan empat anak-anaknya.

Christiansen terinspirasi untuk membuat sebuah bebek mainan kecil dari kayu untuk anak-anaknya. Ternyata anak-anaknya mencintai mainan baru itu, selanjutrnya ia memutuskan untuk membuat bebek ke dalam produksi menggunakan kayu sisa dari bisnis lamanya. Pada tahun 1942 kebakaran terjadi di pabrik dan memaksanya untuk membangun kembali. Awalnya, ia membuat versi miniatur rumah-rumah dan furnitur saat ia bekerja sebagai tukang kayu, tetapi pada tahun 1947 ia beralih menggunakan plastik, yang awalnya beruang plastik kecil dan bergetar. Pada 1949 ia telah menghasilkan lebih dari 200 mainan plastik dan kayu.

Ole Kirk Christiansen datang dengan nama Lego dari kata Denmark leg godt yang berarti "bermain dengan baik" dan perusahaan tumbuh menjadi Lego Group.

Ole Kirk Christiansen meninggal di Filskov, Denmark pada tanggal 11 Maret 1958, karena serangan jantung, selanjutnya putra ketiganya Godtfred Kirk Christiansen segera mengambil alih perusahaan.

Penemuan Lego

Lego adalah sejenis alat permainan bongkah plastik kecil yang terkenal di dunia khususnya di kalangan anak-anak atau remaja tidak pandang lelaki ataupun perempuan. Bongkah-bongkah ini serta kepingan lain bisa disusun menjadi model apa saja. Mobil, kereta api, bangunan, kota, patung, kapal, kapal terbang, pesawat luar angkasa serta robot, semuanya bisa dibuat.

Alat permainan ini dikeluarkan oleh Perusahaan LEGO dari Denmark.

LEGO diciptakan oleh Ole Kirk Christiansen. Awalnya, ia mendirikan The Danish Company yang memproduksi barang keperluan sehari-hari yang terbuat dari kayu. Tangga kayu dan papan setrikaan adalah produk unggulan The Danish Company. Namun, penjualannya semakin menurun karena terjadi krisis keuangan global. Ini menyebabkan semakin menurunnya permintaan akan produk-produk kayu tersebut. Namun Ole tidak tinggal diam, ia berusaha mencari solusi agar usaha yang dimilikinya tidak bangkrut dan bisa diselamatkan. Ole pun terpikir untuk membuat mainan berbahan dasar kayu, sesuai dengan keahliannya.

Ia memberi nama LEGO, yang dalam bahasa Denmark disebut dengan leg godt. Kata ini berarti bermain dengan baik. Ia mengubah namanya menjadi LEGO yang memiliki arti menyatukan secara bersama-sama. Pada tahun 1935, Ole mulai menjual mainan LEGO pertamanya dengan model bebek dan ternyata cukup disukai masyarakat. Dari sana perusahannya pun semakin berkembang.

Pada tahun 1946, pabrik yang ia miliki hangus terbakar. Namun ia tidak putus asa, Ia mendirikannya kembali di tahun 1947 dan mulai membuat inovasi permainan dari produk berbahan kayu menjadi produk berbahan plastik. Permainan ini pun berkembang luas.

Pada tahun 1957, permainan LEGO sudah merambah ke wilayah Eropa seperti Prancis, Belgium, dan Inggris. Dibantu oleh putranya, Godtfred Kirk Christiansen, LEGO terus membuat inovasi-inovasi keren dan menarik. Mereka juga memiliki prinsip Der bedste er ikke for godt yang berarti, yang terbaiklah yang pantas. (berbagai sumber)

John Hanke-Penemu Games Pokémon Go

View Article
Penemu Games Pokémon Go

John Hanke adalah seorang pengusaha  Amerika. Dia sekarang memimpin Niantic Labs sebuah
Gambar John Hanke
perusahaan yang mengeksplorasi ponsel eksperimental, sosial, dan aplikasi lokal seperti Ingress dan Pokémon Go. Sebelum bergabung dengan Google, Hanke pendiri dan juga CEO dari Keyhole, Inc. Google mengakuisisi Keyhole pada tahun 2004, kemudian produk ini menjadi cikal bakal terbentuknya Google Earth. Setelah Keyhole diakuisisi, Hanke menghabiskan beberapa tahun sebagai Wakil Presiden Manajemen Produk untuk "Geo" divisi (Google Earth, Google Maps, Local, StreetView, SketchUp, dan Panoramio).

Kehidupan Awal

Hanke tumbuh di Cross Plains, Texas. dia mendapatkan gelar sarjana (Plan II Honors) dari Universitas Texas, Austin. Saat sebagai mahasiswa di UT, Hanke memimpin pembicara komite Distinguished Speakers Committee dan membawa pembicara seperti Jeane Kirkpatrick, Kurt Vonnegut, Jr., Dith Pran, dan lain-lain untuk berbicara dalam kuliah umum di kampusnya. Hanke mendapatkan gelar MBA-nya dari Haas School of Business di Universitas California, Berkeley, dia bekerja di Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat di Washington D.C dan Myanmar. Setelah wisuda, Hanke kemudian mulai membantu dua perusahaan yang sukses di bidang perangkat lunak hiburan, Archetype Interactive dan Big Network. John Hanke juga bekerja di salah satu perusahaan pengembang game online MMOs atau disebut Meridian 59.

Penemuan Game Pokemon Go

Awal Penemuan Pokemon Go sudah dijajaki John Hanke sejak 20 tahun lalu. John sudah memiliki perhatian pada dunia online game sejak ia masih duduk di bangku sekolah. Tahun 1996, John Hanke sebagai co-creat, menciptakan sebuah MMO (massively multiplayer online game) pertama yang diberi nama Meridian 59. Tapi kemudian dia menjual game tersebut kepada 3DO.

Salah satu cita-cita dan passionnya adalah memetakan dunia. Tahun 2000, John meluncurkan Keyhole yang menghubungkan peta dengan foto udara. Dia lantas menciptakan peta dunia yang mengikutsertakan GPS yang terhubung pada foto udara tiga dimensi. Dulu, dia yang pertama membuat peta canggih ini.

Keyhole merupakan cikal bakal Google Earth dimana sebelum membuat Google Earth, Google terlebih dahulu membeli Keyhole. Sejak saat itulah, dia bertekad untuk fokus pada game yang berbasis GPS.

Perhatian Jhon Hanke pada pemetaan terus berjalan seiring pada tahun 2004 ia menjalankan tim Google Geo hingga tahun 2010. Selama enam tahun, dia dan timnya membuat Google Maps dan Google Street View.

Tahun 2010, dia lantas meluncurkan Niantic Labs. Pada saat itu masih Niantic masih sebuah startup yang didanai Google. Bersama Niantic Labs, dia dan timnya membuat sebuah game pada peta.  Dua tahun kemudian, Niantic membuat MMO berbasis geo pertama yang disebut dengan Ingress.

John akhirnya memutuskan untuk membangun Pokemon Go pada sebuah titik pertemuan yang dibuat para pemain Ingress. Titik temu yang paling populer akhirnya menjadi Pokestops dan gyms di Pokemon Go.

Tentang Pokémon Go

Pokémon Go (ditulis sebagai Pokémon GO) adalah sebuah permainan realitas tertambah dalam telepon pintar yang dikembangkan oleh Niantic, sebuah perusahaan sempalan milik Google, yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android secara terbatas di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Jerman.

Permainan ini diluncurkan secara beta pada bulan Juli 2016. Permainan ini memungkinkan pemainnya untuk menangkap, melatih, menukar, dan mempertarungkan setiap karakter Pokémon yang ada di dalam telepon di setiap tempat dalam dunia nyata. Meskipun permainan ini gratis untuk diunduh dan dimainkan, Pokémon Go melayani pembelian dalam aplikasi. Ke depannya, permainan ini dapat menggunakan perangkat sandang yang mendukung keberjalanan permainan bernama Pokémon Go Plus. Alat yang menggunakan koneksi Bluetooth ini berfungsi untuk memberitahu pemain ketika karakter Pokémon yang dicari dekat dengan pemain. Alat ini dilengkapi dengan sebuah layar LED dan alat getar ringan.

Pokemon Go yang rilis pada 6 Juli 2016, di Amerika Serikat, Australia, dan New Zealand. Sejak diluncurkan, hargaa saham Nintendo naik $12 miliar! Sedangkan aplikasinya sendiri sudah menghasilkan lebih dari $12 juta perhari, pada pembelian dalam aplikasi. Hal ini tentu saja menjadikan sebuah fenomena yang luar biasa. Uniknya, perjalanan selama 20 tahun John Hanke ternyata berbuah keberhasilan hanya dalam satu malam.

Sang penemu, John Hanke menghasilan $25 juta atau sekitar Rp 326 miliar dari Google, Nintendo, Perusahaan Pokémon dan investor lainnya dari Desember 2015 hingga Februari 2016 untuk membentuk sebuah tim. Ada lebih dari 40 anggota tim yang bekerja demi meluncurkan Pokemon Go tahun ini.

Sumber :
id.wikipedia.org, "John Hanke"
id.wikipedia.org, "Pokémon Go"
www.aktualita.co, "Profil John Hanke : Sosok Fenomenal Penemu Games Pokemon Go"
www.bintang.com, "8 Fakta Perjalanan John Hanke dalam Menciptakan Pokemon Go"

Jenni Irawan Aplikasi Pokemon Spy

View Article
Mahasiswi STTS Ciptakan Aplikasi Pokemon Spy

Jenni Irawan adalah seorang mahasiswi Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS) yang telah membuat peta letak pokemon sebagai pendukung game Pokemon Go yang bernama STTS Pokemon Spy.

Pokemon Spy diprogram untuk mampu menemukan Pokemon dengan jangkauan hingga 10km. Sehingga, para pemain Pokemon Go dapat langsung menuju lokasi adanya Pokemon tanpa mengandalkan notifikasi mendadak dari game Pokemon Go.

Gambar Jenni IrawanAplikasi Pokemon Spy berjalan secara real time. Sehingga dapat memberikan informasi yang lebih akurat pada para pemain untuk mengetahui letak Pokemon, jenis Pokemon, serta berapa lama karakter Pokemon tersebut akan mendiami lokasi tersebut.


Berawal dari permainan Pokemon Go yang banyak menimbulkan kejadian tidak diinginkan akibat pengguna yang tidak mengerti letak-letak spesifik pokemon yang mereka buru.

Dibimbing sang dosen, Reddy Alexandro Harianto, Jenni Irawan untuk membuat program yang membuat peta letak pokemon sebagai pendukung game Pokemon Go yang bernama STTS Pokemon Spy.

"Awalnya sudah pernah membuat program berbentuk plot peta, sehingga ketika muncul ide untuk membuat Pokemon Spy, hanya tinggal mengubah obyek menjadi lokasi dan jenis pokemon di tiap-tiap plot." demikian penjelasan Jeni seperti dikutip dari SURYA.co.id, Jumat (22/7/2016).

Jenni dibantu Reddy meminta informasi lokasi dan pokemon pada server Pokemon Go disekitar lokasi kampus STTS dengan jangkauan 10 km. Sehingga, pengguna yang mencari pokemon langka hanya perlu melihat di program Pokemon Spy dan langsung menuju lokasi tersebut, tanpa harus mengandalkan notifikasi dari game Pokemon Go yang mendadak dan dapat menimbulkan kecelakaan.

"Program ini berjalan secara real time sehingga dapat memberikan informasi akurat pada pengguna mengenai letak Pokemon, dan jenis Pokemon apa saja yang berada pada lokasi tersebut, serta berapa lama Pokemon tersebut akan mendiami lokasi itu," lanjut mahasiswi Jurusan Teknik Informatika itu.

Setelah dicoba, program tersebut memang sangat akurat. Contohnya ketika berada di kampus STTS, pada map menunjukkan adanya pokemon jenis Rattata dan ketika aplikasi game Pokemon Go dibuka, Rattata tersebut langsung muncul dan dapat ditangkap oleh pengguna. Selain itu juga menunjukkan adanya dua Gym di dekat STTS.

"Saat ini memang masih bisa menjangkau jarak 10 km dari STTS, namun jarak itu lebih jauh dari jangkauan Pokemon Go yang dapat menunjukkan pokemon terdekat pada jarak 300 m," tambah Reddy.

Selanjutnya jika banyak tuntutan dari pengguna, Jenni dan Reddy akan mengembangkan program hingga jangkauan se-Surabaya.

Program STTS Pokemon Spy ini dibuat Jenni dalam waktu 4 hari dan dapat diakses di pokespy.stts.edu jika pengguna Pokemon Go berada di wilayah kampus STTS.

(Sumber: surabaya.tribunnews.com)